Monday, May 25, 2015

memantaskan diri

pagi ini saya tersenyum-senyum sendiri sepanjang perjalanan saya dari rumah ke kantor.
jarak tempuh yang cukup jauh cukup untuk saya untuk sedikit merefleksi pembicaraan saya dengan dua orang teman saya tadi malam (pembicaraan yang terpisah dengan gender yang berbeda tapi dengan subjek yang sama)

bagaimana menaklukkan hati seorang pria....

tapi kalau saya lebih senang mengganti istilahnya dengan MEMANTASKAN DIRI untuk mendapatkan yang pantas mendapatkan kita.

ga fair dong kalau kita mau dapat yang paling bagus, tapi kita tidak "bikin" diri kita bagus juga....
hukum alam menurut saya kalau high quality jomblo nyari yang high quality juga ;)
kalau mau di kasih perumpamaan
sama kayak kalau kita mancing mau dapat ikan besar, ga mungkin dong pake pancing yang "ecek-ecek" pasti pancingnya pun harus bagus, di tunjang dengan umpan yang menarik buat si ikan juga.

nah sekarang pertanyaanya,
apakah saya sudah cukup berkualitas agar bisa menarik hati pria yang berkualitas?

oke kata temen aq, kualitas diri kita menggambarkan kualitas orang yang bisa kita dapatkan.

kalau gitu kita mulai dari menentukan kualitas orang yang mau kita jadikan pendamping hidup dong.
dari sana baru kita bisa melist kualitas seperti apa yang harus kita kembangkan untuk bisa menarik perhatian pria itu.

saya pengen punya suami yang penyayang, berarti aku juga harus jadi orang yang penyayang. (insyaallah si sudah ada :p kok jadi promosi :D). tinggal cari deh dimana pria-pria penyayang itu ada.

aku pengen punya suami yang taat beribadah. berarti aku juga harus rajin beribadah, belajar terus soal agama, dan sering-sering berkumpul dengan mereka yang rajin beribadah.

dua itu kualitas utama baut saya.

tapi ada kualitas tambahan yang ga harus tapi penting ada. dia tidak perlu kaya. tapi punya kesungguh-sungguh untuk memberikan yang terbaik. bagaimana dia menunjukkan kesungguhan hati untuk berusaha, keteguhan hati ketika berhadapan dengan masalah, ketenangan yang tidak melenakan. Tidak hanya berusaha seadanya, tapi berusaya yang terbaik. buat ku, bukan hasilnya yang penting, tapi prosesnya

sebab aku orang yang seperti ini. aku mungkin akan gregetan jika ketemu dengan mereka yang terlalu santai. tidak berusaha lebih.

wah kalau ditulis begini jadi tau yah orang seperti apa yang aku cari :p
mungkin kamu juga perlu melakukan hal yang sama.
tuliskan kriteria mu. dan cari tahu apakah kamu punya kualitas yang sebanding dengan kriteria yang kamu cari
jika belum, ayo berusaha.
perbaiki diri, berusaha menjadi lebih baik.
manusia tidak ada yang 100% sempurna.
tapi setidaknya kita berusaha mendekati kualitas terbaikk kita

aq ga punya banyak kriteria yang cuma 3 kriteria.
dari 3 itu, aq cuma punya 2 kriteria yang sebanding dengan kriteria orang yang aku cari.
mungkin ada benarnya kata orang tua jaman dulu, yang punya kemiripan lebih banyak akan saling menarik. artinya tidak akan terlalu banyak penyesuaian yang perlu dilakukan. berarti kita sudah nyaman dengan diri kita sendiri. sehingga kita bisa lebih nyaman ketika berusaha menyesuaikan diri dengan pasangan kita.  karena kita hanya perlu menyesuaikan diri sebagai pasangan.

kalaupun ada yang perlu di tingkatkan hanya 1 aspek. dan sebetulnya aspek itu pun bukan untuk keperluan orang lain. itu sebetulnya untuk keperluan diri sendiri. yaitu keimanan.


hai kamu yaang di sana. yang punya kriteria serpti yang aku sebutkan tadi
silakan memunculkan diri.

aku disini menunggu mu
aku sudah siap untuk dirimu

salam sayang selalu
aq yang menunggumu.

No comments:

Post a Comment