Thursday, June 16, 2016

Asal Usul Nama Pulau Lombok dan Suku Sasak

Apa yang ada di kepala anda ketika mendengar kata lombok?

Pasti banyak diantara anda yang menjawab : Cabe, Pedes.

Ketika di tanya : Selain itu apa?
Baru akan ada yang menjawab Pulau.

Yah Pulau Lombok adalah Pulau yang terletak di sebelah pulau bali.
Pulau yang terkenal dengan daya tarik wisatanya.

Dulu saya tidak pernah berpikir ingin cari tau kenapa pulau ini dsebut Pulau Lombok.
Saya hanya berpikir karena makanan di sana pedes-pedes.
Karena cabe rawit di sana super duper pedesnya.
Saya yakin anda juga berpikiran yang sama.

Tidak salah,
Karena pada faktanya dari hasil survey kecil-kecilan saya ketika membawa teman-teman fore berkunjung ke Lombok, banyak orang yang berpikir hal sama. Lombok diartikan “cabe” sehingga ada yang mengartikan pulau Lombok sebagai “pulau pedas”. Padahal cabe dalam bahasa Sasak adalah “sebia” (dibaca “sebie”) 


Jika bukan karena makanannya yang pedas, maka dari mana asal kata lombok? 

Buat anda yang belum tau, ada sejarah di balik nama lombok.
Saya sempat membaca bahwa berdasarkan catatan sejarah, ternyata nama Pulau Lombok sudah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit. Hal ini terbukti dengan disebutnya Pulau Lombok dalam buku Negarakertagama yang ditulis oleh Empu Prapanca, sebuah kitab yang memuat tentang kekuasaan dan pemerintahaan kerajaan Majapahit. 
Lombok Mirah Sasak Adi adalah salah satu kutipan dari kitab Negarakertagama, Kata “Lombok” dalam bahasa kawi berarti lurus atau jujur, kata “mirah” berarti permata, kata “sasak” berarti kenyataan, dan kata “adi” artinya yang baik atau yang utama. Maka arti keseluruhannya yaitu kejujuran adalah permata kenyataan yang baik atau utama. Makna filosofi itulah mungkin yang selalu diidamkan leluhur penghuni tanah Lombok yang tercipta sebagai bentuk kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan oleh anak cucunya . Dalam kitab – kitab lama, nama Lombok dijumpai disebut Lombok mirah dan Lombok adi . Beberapa lontar Lombok juga menyebut Lombok dengan bumi selaparang atau selapawis.

Jadi siapa yang memberi nama pulau ini Lombok?
Ada Legenda masyarakat Suku Sasak yang menceritakan tentang hal ini. entah benar atau tidak, tapi cukup menarik untuk diketahui. 
Legenda tersebut menceritakan bahwa pada suatu waktu, kerajaan Mataram kuno di Jawa Tengah dipimpin oleh seorang raja wanita bernama Pramudawardhani yang kawin dengan Rakai Pikatan.  Konon sang Permaisuri adalah seorang ahli pemerintahan, sedangkan sang suami ahli peperangan. Kekuasaannya ke barat sampai ke Pulau Sumatra, ke timur sampai ke Pulau Flores. 

Ketika itulah banyak rakyat Mataram pergi berlayar ke arah timur melalui Laut Jawa menggunakan perahu bercadik. Tujuan mereka berlayar tidak diketahui secara pasti. Apakah untuk memperluas kekuasaan atau menghindari kerja berat, karena pada saat itu Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Kalasan sedang dibangun oleh sang raja. Demikianlah mereka berlayar lurus ke timur dan mendarat di sebuah pelabuhan. Pelabuhan itu diberi nama Lomboq (lurus), untuk mengenang perjalanan panjang mereka lurus ke timur tersebut. 

Selanjutnya, Lomboq kini tidak hanya menjadi nama pelabuhan tempat perahu itu mendarat, tetapi juga menjadi nama pulau Lomboq yang kemudian berubah menjadi Lombok.


Mereka berlayar menggunakan perahu bercadik yang disebut “sak-sak”, dan jadilah mereka dinamakan orang Sak-Sak Yang berarti orang yang datang menggunakan perahu. Kemudian, mereka membaur dengan penduduk asli. Pada waktu itu, di Pulau Lombok telah ada kerajaan yang disebut kerajaan Kedarao (mungkin sekarang Sembalun dan Sambelia)
Jadi sebenarnya suku Sasak bukanlah suku asli pulau ini. orang Sasak berasal dari percampuran antara penduduk asli Lombok dengan para pendatang dari Jawa. Ada juga yang menyatakan leluhur orang sasak adalah orang Jawa..

Kerajaan Lombok kemudian dikalahkan oleh kerajaan Majapahit. Raja dan permaisurinya lari ke gunung dan mendirikan kerajaan baru Yang diberi nama Watuparang yang kemudian terkenal dengan nama kerajaan Selaparang. Nama Selaparang Sudah diabadikan menjadi nama sebuah jalan protokol dan dulu nama ini pun di jadikan nama lapangan terbang pertama di Mataram, ibu kota provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kapan nama Lomboq berubah menjadi Lombok, dan nama Sak-Sak berubah menjadi Sasak tidak diketahui secara pasti. Yang jelas sekarang pulaunya terkenal dengan nama Pulau Lombok dan suku bangsanya terkenal dengan nama suku Sasak. 

*tulisan ini di sadur dari beberapa sumber termasuk cerita para tetua kota lombok.


1 comment: