Sunday, November 24, 2013

jangan pernah berhenti menyerah

Sahabat sekaligus guru saya (saya tidak yakin beliau mau disebutkan namanya) berkata:
"Jangan pernah  berhenti untuk menyerah"

Kata-kata yang awalnya saya pikir lucu
Atau mungkin salah ketik? (maklum ini di tulis di BB)
Japi justru kemudian menggelitik

Saya kemudian mencoba merenungkan kata-kata tersebut.
JANGAN PERNAH BERHENTI UNTUK MENYERAH

Kapan terakhir saya menyerahkan diri sepasrah-pasrahnya kepada Nya?
Kapan terakhir saya bersujud penuh ketakutan karna merasa diri tidak berdaya?
Kapan terakhir saya berdoa, bukan untuk meminta namun untuk bersyukur, berterimakasih atas rahmatnya?
Kapan terakhir saya duduk dalam diam dan menikmati semua nikmat yang saya dapatkan?
Pernahkan saya bersyukur sepanjang waktu?

Apa bentuk penyerahan diriku padaNya?

Kata-kata yang awalnya ku pikir lucu
Ku pikir salah,
Ternyata sarat dengan makna.
Menyadarkan diri saya

Yah...
Saya tersadar.
Saya jarang sekali menyerahkan diri
Sepenuhnya pasrah.
Kembali kuingat ingat
Dan tersadarlah saya

Saya terlalu sombong merasa jumawa
Saya merasa memiliki kekuasaan atas diri saya.
Atas pikiran saya

Atas pilihan hidup saya
Akan masa depan saya.

Padahal TIDAK

Tidak satupun dalam diri saya dalam kuasa saya
Tidak raga saya
Tidak jiwa saya

Tidak satupun bagian dalam diri saya dan hidup saya ada dalam kuasa saya
Bahkan bagian terkecil dalam tubuh saya pun diluar kuasa saya
Bahkan ketika saya berpikir lurus maupun "menyeleh" itu pun sebenarnya di luar kuasa saya.
Apalagi hati saya....
Saya tak punya kuasa atas nya
Apalagi iman saya...
Semua tergantung pada kebaikan Nya.


Ya Rob....
Maafkan saya yang selalu alpha menyerahkan diri pada Mu
Ya Rob....
Maafkan saya yang terlupa pada Rahmat Mu.
Ya Rob
Maafkan saya.

Ya Rob...
Terima kasih atas Rahmat Mu
Terima kasih atas setiap Rahmat detak jantung  saya
Terima kasih atas setiap Rahmat hembusan nafas saya
Terima kasih atas setiap Rahmat tanya yang muncul dalam pikiran ku
Terima kasih atas setiap Rahmat jawabannya

Terima kasih atas setiap Rahmat kegelisan saya
Terima kasih atas Kasih mu dalam setiap cobaan yang kau berikan
Terima kasih atas nikmat bertemu dengan mereka yang selalu mencari diriMu
Terima kasih atas nikmat bertemu dengan pemuja Mu
Terima kasih karna selalu mengingatkan ku
Terima kasih atas semua Rahmat dan nikmat yang tak mungkin ku sebutkan satu persatu
karna tak terhingga

Ya Rob
Dengan kerendahan hati ku pinta dekatkkan saya dengan orang2 yang selalu mendekatkan diri padamu.
Ya Rob
Dengan kerendahan hati ku, ku percayakan hidupku pada Mu Ya Rob

Dengan Mu aku hidup
Dengan Mu aku mati
Hanyalah pada Mu
Hanyalah untuk Mu
Hidupkan dijalani

Allahurrahman Allahurrahim
Allahul malikul kuddusussalam
Allahul mukmin allahul muhaymin
Allahul azzizul jabbarrul muttaqabbir

No comments:

Post a Comment